Baru sekarang ini saya diberi kesempatan Allah dapat mengikuti majlis
ta'lim yang diasuh oleh Habib Muhammad Al Haddad, di Embong Arab Malang.
Sebenarnya mulai dulu saya berkeinginan ikut pengajian ini. Apalagi materi yang
diajarkan beliaunya bagus, Ihya' Ulumuddin. Keinginan mengaji kepada beliau
bermula dari cerita ustadz Abdul Qodir, yang sudah lama ikut. Katanya, habib
kalau mengajar tidak banyak keterangan. Memang sistemnya khataman.
Home
All posts
Senin, 20 Februari 2012
Selasa, 31 Januari 2012
Touring Religi Madura (Episode 2)
11.15 AM
![]() |
| Foto bersama di depan masjid Syaikhona Kholil |
"Oh...begini ini toh
Suramadu...". Begitulah ungkapan sebagian rombongan ketika melintasi
jembatan sepanjang 5,4 km. Jembatan yang menghubungkan dua pulau, Jawa dan
Madura. Bukan hanya menghubungkan antar pulau, tapi juga budayanya. Mungkin sekarang
banyak orang mengatakan bahwa masyarakat Madura tidak lagi seperti dahulu;
kolot, primitif, terbelakang. Semuanya telah berubah. Hanya satu yang tidak
berubah dan ini akan tetap sampai kapanpun, yaitu bahasa "internasionalnya".
Minggu, 29 Januari 2012
Touring Religi Madura (Episode 1)
![]() |
| Pembacaan tahlil di makam Mbah Thohir |
Minggu, 22 Januari 2012
Sungguh Indah Skenario-Nya
Seperti biasanya, tiap pagi mulai jam
05.00 saya mengaji kepada Habib Muhammad Alhaddad (alumnus Abuya
Almaliki, Makkah) di Malang. Hari Selasa yang lalu (11/10/11) saya
mengajak teman pondok, Hasan Murod namanya. Ada kejadian yang membuat
saya nyaris tidak bisa mengikuti pengajian ini. Namun
kejadian yang saya alami ini tidak membuat saya kecewa.
BRI Dalam Benakku
Madrasahku, Madrasah Ibtidaiyyah Al
Karimiyyah mendapatkan prestasi dalam program Siswa Menabung se-Jawa
Timur. Madrasahku masuk peringkat 10 terbaik (the best ten).
Program ini kerjasama antara Departemen Pendidikan Nasional, Departemen
Agama, dan Bank Rakyat Indonesia. Maka madrasahku diundang ke Surabaya
untuk menerima penghargaan. Dan
alhamdulillah, aku dipercaya untuk mewakili ke Surabaya bersama kepala
madrasah, Bapak Sami’uddin. Sebelum penentuan peringkat ini, pihak
penyelenggara (Diknas, Depag dan BRI) mengunjungi madrasahku.
“…(nggak jadi) barokah”
“Ust, titip ini sebentar. Punya ust Sholihin dari mbak Ummuh” Ujar
Sulhan kepada saya sambil meletakkan dua kresek warna merah berisi
pakaian. Mbak Ummuh adalah puteri kiai.
Sulhan santri sekaligus ustadz yang ngabdi di ndalem kiai. Orangnya
memang supel (pekerja keras). Orang kepercayaan keluarga ndalem. Mulai
kiai, bu nyai, bahkan putra-putri kiai.
Sabtu, 21 Januari 2012
Balik Kucing
Dosa apa yang saya perbuat, sehingga saya harus mengalaminya dua kali dan nyaris tiga kali. Balik kucing!
Seperti biasanya, tiap Ahad saya punya agenda tetap “nyuci plus
refresing” di rumah teman pondok yang lagi kosong. Terletak di Pendem
Batu. Arah selatan dari pasar Karang Ploso Malang. Rumah itu hanya
dipakai ketika keluarga teman saya berlibur ke Malang. Untuk tiap
harinya, diserahkan ke teman-temannya, termasuk saya. Ada cerita yang
menggelikan sekaligus menyebalkan.
Langganan:
Postingan (Atom)
Popular Posts
-
Madrasahku, Madrasah Ibtidaiyyah Al Karimiyyah mendapatkan prestasi dalam program Siswa Menabung se-Jawa Timur. Madrasahku masuk pering...
-
Ketika usia kandungan istri memasuki bulan keenam, ibu mertuaku menyuruh istri untuk pijat oyok (bahasa jawa), yaitu pijat kandungan unt...
-
Mitoni, berasal dari bahasa Jawa yang berarti tasyakur tujuh bulan usia kandungan. Adat ini tidak hanya di Jawa. Di Madura juga ada. Hany...


