# Selasa, 6 Desember 2011
Hari ini aku mulai dengan kondisi badan kurang fit. Nggak tahu kenapa. Bermula dari tidur jam 05.00 pagi setelah sholat shubuh dan murojaah Alquran. Bagun jam 07.30. Pas bangun, hidung terasa basah. "wah..flu neh" ucapku lirih.
Oh iya, hari ini hari Asyuro, disunnahkan puasa. Akupun berpuasa. Bangun jam 03.15, langsung ke kamar mandi, lalu ke dapur ambil jatah makan. Menunya tahu bumbu bali dengan mie goreng. Namun selera makanku lagi nggak mood setelah merasakan tahu itu. Terlalu manis!. Sehingga makanku cuma kuat 1/3 piring.
Hari ini aku mulai dengan kondisi badan kurang fit. Nggak tahu kenapa. Bermula dari tidur jam 05.00 pagi setelah sholat shubuh dan murojaah Alquran. Bagun jam 07.30. Pas bangun, hidung terasa basah. "wah..flu neh" ucapku lirih.
Oh iya, hari ini hari Asyuro, disunnahkan puasa. Akupun berpuasa. Bangun jam 03.15, langsung ke kamar mandi, lalu ke dapur ambil jatah makan. Menunya tahu bumbu bali dengan mie goreng. Namun selera makanku lagi nggak mood setelah merasakan tahu itu. Terlalu manis!. Sehingga makanku cuma kuat 1/3 piring.
Setelah mandi, aku bersegera berangkat ke sekolah. Hari ini aku harus setor data foto-foto kalender sekolah. Aku harus menemui Bu Himmah, minta foto pelatihan Jurnalistik. menjumpai Bu Ummu, minta foto workshop Roket Air. Dan yang terakhir menemui Pak Anam, minta foto study banding di Amanatul Ummah Pacet serta Porseni Jatim. Alhamdulillah semuanya didapat. Walaupun harus bolak-balik kampus selatan-utara.
Tepat jam 09.30 aku berangkat ke Lawang untuk mengantar foto-foto ini ke desainernya, Taufik, teman di pondok dan di Tsanawiyah dulu. Biasanya desain kalender aku kerjakan sendiri. Tapi kali ini tidak mampu. Karena proyek yang aku kerjakan sangat banyak. Coba hitung ya! hehe...Desain kalender, desain dan layout ulang buku SKU, pengambilan foto dan data untuk Kartu Pelajar. Cuma itu? Nggak lah..Laporan untuk kontrak prestasi sekolah jilid 2 merupakan antrian selanjutnya, lalu desain dan layout LKS kitab Madarij. Dan itu semuanya harus selesai sebelum penghujung tahun ini. Ancor cong...
Selama perjalanan ke Lawang, pilekku tambah parah. Perutku juga tidak bersahabat. Aku merasakan lapar yang sangat. Timbul di benakku untuk membatalkan puasa, tapi kucoba melawannya dengan tetap bertahan tidak "mokel". Alhamdulillah, sesampai di Lawang, aku menang (tidak mokel). Namun, dalam perjalanan pulang, perutku semakin bernyanyi keroncongan. Aku pelankan laju sepedaku, sambil menoleh ke kiri jalan mencari warung yang pas. Sebab saya nggak kuat lagi. Pada akhirnya, sepeda "Legenda" ku berhenti di depan warung Masakan Padang. Dan...akupun makan, batallah puasaku.
Setelah sampai di sekolah, perutku mulas dan memaksaku bolak balik ke WC. Mungkin karena makan tadi. Sebab ikan yang aku makan tadi ayam panggang sengan sambel pedas. Ya Allah, ampunilah hambaMu ini yang telah mempermainkan ibadah puasa ini. Hamba akui ini adalah balasannya.
Pulang ke pondok jam 15.30. Aku langsung ganti baju untuk bersiap-siap jamaah Asar di Aula. Setelah sholat, aku nggak ikut wiridan Raatib Al Atthos. Kondisi badan semakin lemah. Hidung makin deras mengeluarkan airnya. Akupun kembali ke kamar untuk istirahat sejemak. Tak terasa jam menunjukkan pukul 17.15. Akupun bangun, siap-siap untuk sholat Maghrib.
Seperti biasanya, aku bawa "astor" (sebutan rotan di pondok) untuk ta'zir para santri yang masbuq jamaah sholat. Ada sekitar 10 anak yang masbuq. Setelah jamaah, aku ke sekolah ambil laptop dan HP yang tertinggal tadi sore. Setelah Isya', ada acara penobatan bintang kelas dan bintang pelajar Madrasah Diniyah semester ganjil. Namun apa daya tidak kuat, sehingga akupun tidak bisa ikut. Aku hanya berbaring di kamar, sambil mendengarkan rekaman maulid Diba' dengan iringin hadroh Tulungagung. Rekaman ini aku dapatkan ketika hadir di khaulnya Habib Abu Bakar Assegaf Gresik. Jam 21.30 ada tasyakuran santri yang lulus Madarij. Aku paksakan ikut. Tahu kenapa? Sebab ada konsumsinya. Hehe...
0 komentar